Pengalaman Belajar KREATIVITAS Di IIP

Pengalaman Belajar KREATIVITAS Di IIP

Kreativitas atau kemampuan daya cipta.

sebenarnya adalah kemampuan menangkap peluang

untuk mengurangi, menambah, menggabungkan

dan mengembangkan sesuatu yang sudah ada

sehingga menjadi bentuk yang baru.

~ Alifadha Pradana ~

 

Sesion kali ini adalah tentang berpikir kreatif. Tadinya sudah siap-siap menunggu materi yang harus dibaca dan dipahami. Kemudian, jika ada yang tidak nyambung atau yang agak sulit dimengerti, boleh mengajukan pertanyaan. Tetapi, ternyata gaya pembelajaran sesi ini berbeda dari sebelumnya. Mungkin karena tema yang diusung mengenai kreativitas, sehingga cara interaksinya pun jadi kreatif.

Di awal sesi, memang diberikan materi sebagai pengantar. Yang ternyata boleh ditambah dengan materi lain dengan tema serupa, dari mana saja, asal sumbernya jelas. Sayangnya, saya telat masuk kelas. Jadi baru mulai ikut brainstorming saat kami salah menebak tulisan di gambar, karena terlalu cepat berasumsi. Padahal, kalau ikut kelas sejak mula, tentu akan bisa menyumbang sedikit pemahaman kreativitas ala saya. Karena belum lama ini, posting tentang materi serupa di blog.  http://bundaalifadha.com/menjadi-kreatif-yuk/

Jadi, sepertinya pembelajaran level 9 ini dilakukan dengan cara brainstorming atau curah pendapat, yaitu suatu teknik kreativitas yang mengupayakan pencarian penyelesaian dari suatu masalah tertentu dengan mengumpulkan gagasan secara spontan dari anggota kelompok. Istilah brainstorming ini dipopulerkan oleh Alex F.  (Wikipedia)

Memang lebih seru jadinya. Tapi, mungkin untuk teman-teman yang terbiasa dengan cara belajar visual, cara ini membuat agak keteteran. Karena sibuk membaca lemparan ide orang lain, jadi lupa mengemukakan ide sendiri… 😊

Untuk saya pribadi, meskipun terbiasa belajar secara visual, tapi saya mulai coba mengembangkan diri untuk belajar dengan audio dan kinestetik. Dan meskipun hasilnya mungkin tidak seefektif visual. Saya bisa mengikuti dua cara terakhir ini.

By the way, pembelajaran kali ini benar-benar meningkatkan semangat. Karena menggunakan pola interaksi dua arah. Dan bila di kelas offline mungkin ada keengganan karena seperti menonjolkan diri. Saat online seperti ini tak ada kecanggungan untuk mengungkapkan semua yang ada, sesuai materi yang diminta. Memang penuh rasa…

Peserta yang online malam itu, semua ikut berpartisipasi. Sejak mendefinisikan arti kreativitas sampai menemukan sebab yang menghalangi kreativitas. Saat menebak kata asal ketik yang disembunyikan, yang membuat semua peserta salah menebak, hingga akhirnya sama-sama menertawakan diri sendiri. Ketika mencoba membuat 3 garis tanpa putus yang menghubungkan ke-9 titik yang mendefinisikan arti out of the box. (Saya terbiasa menggunakan 4 garis. Jadi agak bingung menentukan 3 garisnya – yang membuktikan bahwa saya tidak terlalu out of box karena masih terkungkung oleh pola 4 garis…)

 

Sumber : Materi Diskusi Kelas Bunda Sayang IIP 2017

 

Benar-benar seru. Semua itu, benar-benar meniupkan aroma baru pembelajaran. Sehingga dunia ibu-ibu yang biasanya penuh dengan rutinitas, menjadi fresh meski hanya dalam jangka satu jam saja. Yang akhirnya juga membuat materi kali ini mungkin yang akan paling lama menempel di ingatan. Yang semoga akan membuka cakrawala kreatifitas kita untuk membersamai anak-anak kita para kreator masa depan…

 

📚 Sumber Bacaan/sumber inspirasi:

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi online

2. http://www.bincangedukasi.com/menjaga-anak-tetap-kreatif/

3. Nurturing Creativity – NQS PLP e-newsletter No. 44 2012

4. https://prezi.com/m/nfmeypah7rrn/konsep-fitrah-dan-relevansinya-dengan-kreativitas-anak-dalam/

5. Diskusi kelas kreativitas bunda sayang Ibu Profesional, bersama fasilitator Ibu Septi Peni W. 2017

6. http://bundaalifadha.com/menjadi-kreatif-yuk/ Oktober 2017

7. Wikipedia Indonesia

 

#kelas bunda sayang
#InstitutIbuProfesional
#ThinkCreative

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply