JRF MIIPB7 Sesi #2 : Remedial by Facilitating

JRF MIIPB7 Sesi #2 : Remedial by Facilitating

Banyak cara untuk melakukan evaluasi perjalanan hidup Kita. Selain dengan checklist, kontemplasi, ternyata juga bisa dengan melakukan fasilitating untuk kegiatan pembelajaran yang terstruktur.

~ Alifadha Pradana ~

 

Memasuki Sesi kedua kelas Matrikulasi, Saya seperti sudah menemukan gaya fasilitasi yang nyaman buat diri sendiri, yaitu dengan kombinasi antara tanya jawab dan FGD, yang tentunya disesuaikan dengan isi pertanyaan para matrikan.

Maksudnya, untuk pertanyaan yang memang Saya yakin jawabannya dan supaya tidak menimbulkan persepsi berbeda bagi masing-masing peserta, akan Saya jawab langsung. Namun, untuk pertanyaan yang memang butuh ekplorasi beberapa pendapat, supaya membuka wawasan, akan Saya lempar ke forum. Teknik ini terbukti efektif untuk menggali dan menguatkan pemahaman peserta juga membantu menghidupkan kelas, sehingga WAG kami benar-benar exciting (Ini keluar dari komentar para peserta, bukan hanya opini pribadi) 😍

Beranjak ke NHW, karena saya anggap semua pertanyaannya hanya butuh ekplorasi dari peserta lain, maka Saya lakukan FGD untuk metodenya. Dan memang, teknik ini membuka wawasan untuk yang belum paham, juga menguatkan keyakinan bagi peserta yang sudah tahu dan siap mengeksekusi NHW-nya.

Namun semua teknik tadi, terbukti kebenarannya dalam hasil pengerjaan NHW. Untuk peserta yang benar-benar aktif diskusi, NHW-nya akan sesuai dengan harapan. Sedangkan yang hanya menyimak setelah kelas bubar, masih butuh penegasan tentang kejelasan NHW-nya. Memang, untuk mengetahui dan melakukan semuanya butuh proses, yang kecepatan dan durasinya tidak sama untuk setiap orang. Saya sebagai fasilitator hanya mendampingi, supaya mereka bisa memahami setiap sesi pembelajaran dengan perbedaan kecepatan tadi. Dan, sungguh ini bukan pekerjaan mudah.

Menariknya, dari 2 sesi yang sudah dilalui ini, terus membuat saya, membuka lagi lembaran-lembaran ingatan tentang proses pembelajaran dahulu, termasuk curahan hati dalam bentuk NHW yang sama. Buat saya, ternyata ini evaluasi yang cukup efektif juga. Karena akhirnya saya mampu melihat kesalahan yang pernah dilakukan dulu dan menyusun mekanisme perbaikannya.

Sungguh, saya kembali bersyukur telah memutuskan menjadi fasilitator. Keluarga – khususnya suami juga meng-Aamiin-kan nya. Karena memang, dengan fasilitating Saya bisa meremedial diri dan memperbaiki banyak kekeliruan yang pernah dibuat dulu, yang akhirnya membantu menguatkan bounding saya dan pasangan. Dan ini bonus teramat besar buat Saya.

Sumber gambar : pixabay.com

 

Jadi, jika fasilitating membuat Saya meremedial diri dan memberi bonus penguatan bounding, bagaimana denganmu? 😍

 

#jurnalrefleksifasilmiipb7
#fasilitatormatrikulasi
#fasilmatrikulasiiip
#jrfmiipb7sesi1

 

Referensi :

  1. Al-Qur’an Transliterasi Az-Zukhruf, Tiga Serangkai – Solo, 2014
  2. Baqi, Muhammad Fuad Abdul, Al-Lu’lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim, Ummul Qura, Jakarta, 2017
  3. Materi Training Calon Fasilitator MIIPB7
  4. Materi dan Camilan Sesi #1 Adab Menuntut Ilmu
  5. Diskusi di Grup WA Fasilitator MIIPB7
  6. NHW saat Matrikulasi batch #2 dulu
  7. Pengalaman Pribadi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply